Keutamaan Khusyu' dalam Shalat

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Keutamaan Khusyu' dalam Shalat

Post  RAJU LAINEE on Wed Apr 20, 2011 9:32 am

Artikel Oleh : Moh. Khoiruddin Rajulaini
Penerima Beastudi Etos Wilayah Semarang Tahun 2009
Mahasiswa S-1 Teknik Industri Universitas Diponegoro
(NIM : L2H009014)

Sebagaimana kebodohan abadi manusia yang kita pahami dari anggapan lama tentang sejumlah orang buta memegang seekor gajah. Tampaknya selama kita tholabul ilmi akan mengalami di dalam dirinya sendiri pertengkaran antar orang buta semacam itu. Di dalam pergaulan sehari-hari, kita membiasakan diri berlaku sebagai orang-orang buta. Di dalam dunia kekuasaan politik kita membiarkan para penguasa membutakan diri. Di dalam percaturan ini kita dalan pejalan-pejalan buta yang menengadahkan dad, melangkah dengan penuh kemantapan. Mata memandang lurus kedepan seolah-olah ia memancarkan cahaya. Dan saya sedang mengisahkan Nabi Muhamad SAW yang menjadi teladhan bagi umatnya. Hal ini bisa dilihat salah satunya dari kekhusyuan dalam sholat serta tepat waktunya. Tidak seperti layaknya cerita keangkuhan dan gaya hidup modern sekarang ini sehingga melalaikan kewajibannya sebagai umat muslim.

Satu desah nafas kita saat menjalani waktu demi waktu merupakan langkah menuju kubur. Alangkah ruginya kita disaat menjalani sesuatu yang berharga kemudian kita sia-siakan. Orang yang bodoh adalah orang ang jika diberikan modal, maka modalnya dihambur-hamburkan dengan sia-sia. Begitu juga kita jika sudah diberi waktu, kemudian kita tidak memanfaatkan waktu itu dengan baik, maka kita termasuk orang-orang yang bodoh serta rugi. Dalam Al-quran surat Al-Ashr ayat 1-3 dijelaskan bahwa : “Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan menjalankan amal saleh dan saling menasihati supaya mentaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menepati kebenaran.” (QS.Al-Ashr, 1-3).
Nabi Muhamad SAW dalam sholatnya benar-benar diajdikan keindahan dan terjadi komunikasi yang penuh kerinduan dan keakraban dengan Allah. Sholatnya tepat pada waktunya, dan yang terpenting sholatnya itu teraplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Rasulullah SAW bersabda : “Sebaik-baik manusia adalah orang yang panjang umrunya serta baik amalnya, dan sejelek-jelek manusia adalah orang yang panjang umurnya tapi jelek amalannya.” (HR Ahmad).
Ciri – ciri orang yang khusyu dalam sholatnya yaitu:
1. Sangat menjaga waktunya, dia terpelihara dari perbuatan dan perkataan sia-sia apalagi maksiat.
2. Niatnya ikhlas
3. Cinta kebersihan karena sebelum sholat, orang harus wudhu terlebih dahulu untuk mensucikan dari najis maupun hadast.
4. Tertib dan disiplin
5. Selalu tenang dan tuma’ninah
6. Tawadhu’ dan rendah hati
7. Tercegah dari perbuatan keji dan munkar.
Orang yang sholatnya khusyu dan suka beramal baik tapi masih suka melakukan perbuatan yang dilarang oleh Allah, berarti belum memiliki tingkatan sholat yang berkualitas.
Inti dari sholat yang khusyu’ yaitu akhlak menjadi baik, sebagaimana Rasulullah menerima perintah sholat dari Allah, agar menjadikan akhlak yang baik. Itulah ciri ibadah yang disukai Allah.
Berbeda pula kasusnya dengan hal berikut. Mungkin yang sedang melanda para pemuda saat ini adalah sikap hedonisme dunia pada diri sendiri, padahal seandainya jika mereka mampu menghitung seberapa banyak nikmat yang Allah anugerahkan kepada mereka melalui kekayaan alam bangsa seperti yang saya kemukakan diatas pasti mereka tidak akan mampu karena memang yang harus mereka lakukan adalah bersyukur dengan peduli dan menjaga nikmat tersebut agar tidak diambil lagi begitu saja seperti penjajahan dimasa lalu. Salah satu usahanya dengan meningkatkan kualitas sholat kita.
Dalam hidup ini, banyak hal yang dialami oleh setiap manusia. Baik hal baik seperti hal-hal yang menyenangkan, lucu, dan keberhasilan (dalam memperoleh atau mencapai sesuatu) maupun hal buruk misalnya sesuatu yang menyedihkan, kegagalan, mendapat hinaan, dicaci maki, difitnah, salah paham, dan lain sebagainya. Tentunya, dari hal-hal seperti itulah yang harus kita jadikan pelajaran untuk menjadi individu yang lebih baik lagi.
Sholat adalah tiang agama, jadi sempurnakanlah sholat dengan meningkatkan kekhusyu’an kita.Moh. Khoiruddin Rajulaini

RAJU LAINEE

Jumlah posting : 1
Join date : 20.04.11

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik